Sabtu, 26 Juli 2014
Aku Rindu Dakwah Sekolah...
Sabtu, 12 Juli 2014
Surat Cinta Mutarabbiku
Dan aku membacanya perlahan, memaknai setiap kata yang ia torehkan pada secarik kertas putih itu. Rasa haru menyelimutiku, sungguh aku ingin menangis, menitikkan air mata. Isi surat yang membuatku ingin kembali seperti sedia kala. Sejujurnya, aku memang tengah kecewa padanya, kecewa karena ia menghindar dari sebuah proses yang seharusnya ia jalani. Ketika itu, hampir satu bulan yang lalu aku pernah benar-benar bersikap tegas padanya, bukan marah, hanya sekadar ingin membuka jalan pikirannya, membuka hatinya, menjelaskan padanya. Aku tak tahu apakah ia menangis dan marah padaku atau tidak. Yang jelas, setelah aku bersikap tegas padanya dan aku pergi meninggalkannya aku menangis. Hatiku tak pernah sesesak ini, perih. Aku memang tak pernah marah pada seorang adik, apalagi adik binaanku. Apabila aku sedang kesal pada seseorang, aku akan meninggalkannya sejenak, hingga aku kembali tenang dan kembali seperti sedia kala. Namun yang terjadi pada saat itu, aku tak ingin meninggalkannya, aku ingin memberikan penjelasan dan aku memberikan pilihan padanya terlebih dahulu hingga akhirnya hatiku tak sanggup dan aku pergi meninggalkannya, aku menangis, aku merasa gagal membina seorang adik yang sudah kubidik sejak awal bertemu dengannya. Hingga aku mengatakan padanya, aku tak akan memaksamu lagi.. pada saat itu aku menyerah.
Hingga surat ini ia kirimkan, aku merasa komunikasi kita memang belum lancar seperti sedia kala meskipun ia berada satu amanah denganku. Ia tak meminta untuk liqo lagi, ia tak menghubungiku untuk itu. Aku membiarkannya, seperti pernyataanku padanya, aku tak akan memaksamu lagi. Aku hanya ingin diam untuk saat ini, tidak ingin memaksa lagi. Padahal berbagai rencana besar jangka panjang sudah kupersiapkan untuknya, namun ia tak ingin melakukan proses itu.
Sepucuk surat itu berisikan kesan awal ia mengenalku, perjalanannya selama hampir dua tahun ini mengenalku di jalan dakwah ini, dan permohonan maafnya padaku. Kata-katanya sederhana, namun sangat menyentuh relung hatiku.
Beberapa kalimat terakhir yang ia tuliskan pada sepucuk surat itu yang membuatku ingin membuka hatiku lagi padanya... sungguh, aku ingin memaafkanmu..
Minggu, 29 Juni 2014
Adikku..
Sabtu, 08 Februari 2014
Mahasiswa Seutuhnya
Jadi, yuk kita bersama-sama berusaha menjadi mahasiswa seutuhnya. Mahasiswa dengan indeks prestasi baik, organisasi lancar dan berada di jalan dakwah. Insya Allah..
Jumat, 31 Januari 2014
Bolehkan Aku Bersikap??
Ya Rabb,,, bolehkah aku meminta... berikan yang terbaik untuk kami...
Kamis, 23 Januari 2014
Aku Mencintai Keduanya
Sabtu, 27 Juli 2013
Inikah Ramadanku?
Kamis, 09 Mei 2013
Rasa Kehidupan

“Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS.
Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR.
Jika setiap doa kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR
Seseorang yang dekat dengan Allah, bukan berarti tidak ada air mata.
Seseorang yang taat pada Allah, bukan berarti tidak ada kekurangan.
Seseorang yang tekun berdoa, bukan berarti tidak ada masa sulit.
Biarlah Allah yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Dia tahu yang tepat untuk memberikan yang terbaik.
Jumat, 27 Januari 2012
[copas] Resume Buku Judul buku : Komitmen Da'i Sejati Pengarang : Muhammad Abduh Penerbit : Terbitan Al-I'tishom Cahaya Umat tar

"Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui."
(QS. At Taubah: 41)
Assalamu’alaikum..
Dakwah merupakan jalan hidup yang membuat kita mulia dan menjadikan kita adalah salah seorang dari tentara Allah yang berjuang di jalanNya. Maka perlulah kit a berbangga dan tegar dalam jalan terjal ini. Dan aktivitas dakwah yang dilakukan oleh para da’i dan da’iyah itu merupakan bentuk sebuah kesadaran tentang peran mereka dan kita. mungkin kita memiliki aktifitas yang luar biasa. Tak hanya kegiatan yang diperuntukkan kepentingan pribadi namun kegiatan sosial bahkan dakwah mengisi hari-hari kita. begitulah waktu demi waktu, hari demi hari dilewati dengan aktifitas yang telah menyita waktu, pikiran, tenaga hingga materi.
Demikian adalah isi dari buku “Komirmen Da’i Sejati” yang merupakan sebuah bentuk susunan kata renungan :
• Jika komitmen terhadap dakwah benar-benar tulus…, maka tidak akan banyak da’i yang berguguran di tengah jalan. Dakwah akan terus melaju dengan mulus untuk meraih tujuan-tujuannya dan mampu memancangkan prinsip-prinsipnya dengan kokoh.
• Jika komitmen terhadap dakwah benar-benar tulus…, niscaya hati sekian banyak orang akan menjadi bersih, dan fenomena ingin menang sendiri saat berbeda pendapat, akan jarang terjadi.
• Jika komitmen da’i benar-benar tulus…, maka sikap toleran akan semarak, rasa saling mencintai akan merbak, hubungan persaudaraan semakin kuat, dan barisan para da’i akan menjadi bangunan yang berdiri kokoh dan saling menopang.
• Jika komitmen da’i benar-benar tulus…, maka dia tidak akan peduli saat ditempatkan di barisan depan atau belakang. Komitmennya tidak akan berubah ketika ia diangkat menjadi pemimpin yang berwenang mengeluarkan keputusan dan ditaati atau hanya sebagai jundi yang tidak dikenal atau tidak dihormati.
• Jika komitmennya benar-benar tulus…, maka
Jumat, 05 Agustus 2011
Pahala Puasa hari ke 1 sampai 30

Puasa Ramadhan wajib hukumnya bagi umat muslim diseluruh dunia jika tidak terhalang oleh sesuatu hal. Tahukah kalian apa saja keutamaan puasa dari hari pertama sampai dengan hari terakhir. Kita lihat bersama-sama.
Malam ke-1
Orang mukmin keluar dari dosanya, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.
Malam ke-2
Dia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
Malam ke-3
Seorang malaikat berseru dibawah ‘Arsy: “Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat”.
Malam ke-4
Dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).
Malam ke-5
Allah Ta’ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.
Minggu, 19 Juni 2011
IKHLAS
dapatlah...
NIAT YANG IKHLAS
Setiap hamba Allah memiliki kemampuan dan kemauan dalma beribadah yang berbeda-beda. Sedangkan nilai ibadah seorang hamba di hadapan Allah ditunjukkan dengan ikhlasnya dalam beramal. Tanpa keikhlasan takkan berarti apa-apa amal seorang hamba. Tidak akan ada nilainya di sisi Allah jika tidak ikhlas dalam beramal.
Niat adalah pengikat amal.
Rabu, 29 September 2010
Gambaran Remaja Saat Ini
Rabu, 11 Agustus 2010
Semangat Ramadhan !!
Ya, inilah tujuan diciptakan setiap manusia. Yaitu, melaksanakan tugas ibadah hanya pada Allah swt. saja. Menyembah Tuhan, Pencipta langit tujuh tanpa atap. Pencipta manusia dengan struktur unik.
Sabtu, 19 Juni 2010
Sepuluh Langkah menyambut Ramadhan














